Vid3o Pasien C0v1d-19 Diambil 0rgan Tubuhny4? Ini Cek Faktanya
Beredar sebuah video yang diklaim memperlihatkan jenazah pasien virus Korona baru (covid-19). Pada video, terlihat luka bekas operasi pada bagian perut jenazah.
Video itu diunggah kanal Youtube SEMUA ADA DI SINI pada Minggu, 7 Juni 2020. Pengunggah video memberikan judul video "DI BALIK COVID-19/CORONA TERNYATA ISI NYA SUDAH HABIS". Hingga tangkapan layar dibuat, video berdurasi 30 detik itu sudah ditonton 264,487 kali.
Pula, pada foto thumbnail video terdapat narasi bertuliskan sebagai berikut:Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?Happy Inspire Confuse Sad
"SETELAH DI BUKA PETI YANG KATANYA TERKENAK COVID-19/CORONA TERNYATA DALAM NYA LUDES"[Cek Fakta] Video Pasien Covid-19 Diambil Organ Tubuhnya? Ini Cek Faktanya
Penelusuran:
Dari hasil penelusuran, klaim pada video bahwa pasien covid-19 yang meninggal diambil organ tubuhnya adalah salah. Faktanya, video yang beredar adalah video lama yang tidak ada kaitannya dengan covid-19.
Video yang sama ditemukan pada kanal Youtube Tribunnews.comdengan versi lebih panjang berjudul "Keluarga Ngamuk dan Minta Organ Dikembalikan, Ternyata Jecky Payow Dibunuh karena hal Sepele" diunggah pada Senin, 23 April 2020. Pada kotak deskripsi, kanal Youtube Tribunnews.com menjelaskan bahwa jeanzah yang terlihat pada video adalah Jecky Payow atau Geraldy Payow, warga Poigar Bolaang Mongondow (Bolmong) korban pembunuhan.
Berikut secara lengkap keterangannya:
"TRIBUN-VIDEO.COM - Sebuah keributan yang terjadi di Rumah sakit Umum Pusat Prof dr RD Kandou viral di media sosial, Minggu (23/4/2018).
Video tersebut diunggah oleh akun Facebook Gerry Marchell Maramis Rey. Tribun Video melansir Tribun Medan, kekacauan yang terjadi di ruang jenazah tersebut bermula ketika kerabat melihat bagian tubuh jenazah terdapat luka jahitan di bagian perut hingga bagian dada atas.
Keluarga histeris, bahkan seorang dari mereka berteriak meminta organ dalam jenazah dikembalikan. Jenazah tersebut adalah Jecky Payow atau Geraldy Payow (21), warga Poigar Bolaang Mongondow (Bolmong).
Ternyata dia adalah korban pembunuhan.Tim Macam Kepolisian Resor Kota (Polresta) Manado dan Tim Reskrim Polsek Malalayang telah berhasil menangkap pelaku pembunuhan.Tersangka yang berinisial JOP (22) merupakan warga Sario.
Polresta Manado Kombes FX Surya Kumara mengatakan, korban dan tersangka sebenarnya saling mengenal, tetapi tidak akrab. Menurutnya latar belakang penikaman tersebut karena tersangka tidak senang korban berteman dengan teman tersangka.
Pembunuhan itu terjadi di kosan Lorong Hnf Malalayang Satu pada Sabtu (21/4/2018) pukul 18.00 Wita. Saat itu tersangka dalam keadaaan mabuk.
Dia bersama temannya yang berinisial AP (18) yang mengawasinya dan tidak melakukan apapun.
Tersangka saat itu masuk ke dalam kamar kosan.
Dia kemudian menikam korban dengan pisau badik di pundak kanan, dada kiri dan lengan kiri korban.5 Jam setelah kejadian itu, pelaku berhadis ditangkap di Malalayang.
Penangkapan pertama pada Sabtu, AP ditangkap karena bersama dengan tersangka saat melakukan penikaman. Dia ditangkap di belakang dealer Ford di Winangun, Manado.
AP ternyata terlibat kasus penikaman di Lorong Losmen Belakang Freshmart Teling Atas Lingkungan 8, Manado. Dia bersama dua lelaki yang juga sudah ditangkap yakni JT (22) warga Pakowa dan JR (16) warga Kampung Langowan Manado di lokasi yang sama.
Sementara perihal autopsi, menurut Kapolresta hal itu wajib dilakukan. Dia mengatakan, sudah mendapat persetujuan keluarga.
"Jika ada yang menghalangi akan dituntut sesuai dengan ketentua," katanya dikutip dari Tribun Manado.
Video itu diunggah kanal Youtube SEMUA ADA DI SINI pada Minggu, 7 Juni 2020. Pengunggah video memberikan judul video "DI BALIK COVID-19/CORONA TERNYATA ISI NYA SUDAH HABIS". Hingga tangkapan layar dibuat, video berdurasi 30 detik itu sudah ditonton 264,487 kali.
Pula, pada foto thumbnail video terdapat narasi bertuliskan sebagai berikut:Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?Happy Inspire Confuse Sad
"SETELAH DI BUKA PETI YANG KATANYA TERKENAK COVID-19/CORONA TERNYATA DALAM NYA LUDES"[Cek Fakta] Video Pasien Covid-19 Diambil Organ Tubuhnya? Ini Cek Faktanya
Penelusuran:
Dari hasil penelusuran, klaim pada video bahwa pasien covid-19 yang meninggal diambil organ tubuhnya adalah salah. Faktanya, video yang beredar adalah video lama yang tidak ada kaitannya dengan covid-19.
Video yang sama ditemukan pada kanal Youtube Tribunnews.comdengan versi lebih panjang berjudul "Keluarga Ngamuk dan Minta Organ Dikembalikan, Ternyata Jecky Payow Dibunuh karena hal Sepele" diunggah pada Senin, 23 April 2020. Pada kotak deskripsi, kanal Youtube Tribunnews.com menjelaskan bahwa jeanzah yang terlihat pada video adalah Jecky Payow atau Geraldy Payow, warga Poigar Bolaang Mongondow (Bolmong) korban pembunuhan.
Berikut secara lengkap keterangannya:
"TRIBUN-VIDEO.COM - Sebuah keributan yang terjadi di Rumah sakit Umum Pusat Prof dr RD Kandou viral di media sosial, Minggu (23/4/2018).
Video tersebut diunggah oleh akun Facebook Gerry Marchell Maramis Rey. Tribun Video melansir Tribun Medan, kekacauan yang terjadi di ruang jenazah tersebut bermula ketika kerabat melihat bagian tubuh jenazah terdapat luka jahitan di bagian perut hingga bagian dada atas.
Keluarga histeris, bahkan seorang dari mereka berteriak meminta organ dalam jenazah dikembalikan. Jenazah tersebut adalah Jecky Payow atau Geraldy Payow (21), warga Poigar Bolaang Mongondow (Bolmong).
Ternyata dia adalah korban pembunuhan.Tim Macam Kepolisian Resor Kota (Polresta) Manado dan Tim Reskrim Polsek Malalayang telah berhasil menangkap pelaku pembunuhan.Tersangka yang berinisial JOP (22) merupakan warga Sario.
Polresta Manado Kombes FX Surya Kumara mengatakan, korban dan tersangka sebenarnya saling mengenal, tetapi tidak akrab. Menurutnya latar belakang penikaman tersebut karena tersangka tidak senang korban berteman dengan teman tersangka.
Pembunuhan itu terjadi di kosan Lorong Hnf Malalayang Satu pada Sabtu (21/4/2018) pukul 18.00 Wita. Saat itu tersangka dalam keadaaan mabuk.
Dia bersama temannya yang berinisial AP (18) yang mengawasinya dan tidak melakukan apapun.
Tersangka saat itu masuk ke dalam kamar kosan.
Dia kemudian menikam korban dengan pisau badik di pundak kanan, dada kiri dan lengan kiri korban.5 Jam setelah kejadian itu, pelaku berhadis ditangkap di Malalayang.
Penangkapan pertama pada Sabtu, AP ditangkap karena bersama dengan tersangka saat melakukan penikaman. Dia ditangkap di belakang dealer Ford di Winangun, Manado.
AP ternyata terlibat kasus penikaman di Lorong Losmen Belakang Freshmart Teling Atas Lingkungan 8, Manado. Dia bersama dua lelaki yang juga sudah ditangkap yakni JT (22) warga Pakowa dan JR (16) warga Kampung Langowan Manado di lokasi yang sama.
Sementara perihal autopsi, menurut Kapolresta hal itu wajib dilakukan. Dia mengatakan, sudah mendapat persetujuan keluarga.
"Jika ada yang menghalangi akan dituntut sesuai dengan ketentua," katanya dikutip dari Tribun Manado.
